Senin, 23 Maret 2026
Sabtu, 06 September 2025
Berapa Bilangan Oksidasi Pada Fe2O3?
Senin, 01 September 2025
Pembahasan soal ksm kimia 2022 tingkat kabupaten nomor 4 | Persiapan OMI Tingkat Kabupaten 2025
Persiapan OMI Tingkat Kabupaten 2025
Pembahasan soal ksm kimia 2022 tingkat kabupaten nomor 4
4. Berikut ini adalah diagram sel bahan bakar hidrogen - oksigen yang dulu pernah digunakan sebagai sumber energi pesawat luar angkasa. Energi listrik dihasilkan dari sel akibat terjadinya reaksi redoks pada elektrode.
Berdasarkan diagram tersebut pernyataan yang tepat adalah ... A. Elektron yang dihasilkan dari reaksi reduksi gas hidrogen mengalir ke katode Ni-NiO B. Pada Katode NiO, oksigen melepaskan elektron bereaksi dengan air menjadi ion OH- C. Elektron dari hasil reaksi oksidasi di katone Ni mengalir menuju anode Ni-NiO D. Elektron dilepaskan oleh gas hidrogen pada anode Ni mengalir menuju katone Ni-NiOSelasa, 13 Agustus 2024
Selasa, 03 Agustus 2021
Materi Kimia Kelas XII MIA: Menghitung Fraksi Mol dan Molalitas
Tugas: Tulis dan Isilah titik titik dibawah ini secara benar. Kemudian upload catatan pada link berikut:
=> Daftar Hadir dan Upload Catatan Kimia Kelas XII MIA Klik Disini
Selasa, 27 Juli 2021
Materi Kimia Kelas XII MIA: Sifat Koligatif Larutan; Molaritas, Molalitas, dan Fraksi Mol
|
Tugas: Pahami dan catatlah materi berikut. Kemudian Upload foto catatan pada link yang sudah disediakan. Terimakasih. 1. Molaritas
Molaritas menyatakan jumlah mol zat
terlarut dalam 1 Liter larutan.
|
|
|
|
Keterangan:
M = Molaritas (M) atau (mol/L)
mL = Volume larutan (mL)
L = Volume Lartan (L)
Mr = Massa atom Relatif (gram/mol)
|
|
2. Molalitas
Molalitas menyatakan jumlah mol zat
terlarut dalam 1000 gram pelarut.
|
|
|
|
Keterangan:
m = molalitas (m ) atau (mol/kg)
mr = massa atom relatif (gram/mol)
p = massa pelarut (gram)
|
|
3. Fraksi Mol
Fraksi mol menyatakan perbandingan mol suatu
zat dengan mol seluruh zat dalam larutan. Dalam campuran zat A dengan zat B,
maka fraksi mol masing-masing zat dapat dinyatakan dengan:
|
|
|
Jumlah fraksi mol
dalam seluruh zat dalam larutan adalah 1
XA + XB = 1
|
Keterangan:
XA = fraksi mol A
XB = fraksi mol B
|
|
|
|
Selasa, 29 September 2020
Kimia Kelas XII MIA Materi 7: Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Tentukan bilangan oksidasi atom-atom yang terlibat dalam reaksi.
MnO4-
+
Cl-
→
Mn2+
+
Cl2
↓
↓
↓
↓
↓
+7
-8
-1
+2
0
Setarakan Jumlah atom-atom yang berubah bilangan oksidasinya dengan mengubah koefisien, kemudian tentukan jumlah bilangan oksidasi dari atom-atom tersebut.
MnO4-
+
2Cl-
→
Mn2+
+
Cl2
↓
↓
↓
↓
↓
2 x -1
+7
-8
-2
+2
0
Tentukan jumlah kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi.
Setarakan Jumlah kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi dengan cara mengubah koefisien (jumlah atom atau molekul) dari atom-atom yang berubah bilangan oksidasinya.
(2x1)MnO4-
+
(5x2)Cl-
→
(2x1)Mn2+
+
(5x1)Cl2
2 MnO4-
+
10 Cl-
→
2 Mn2+
+
5 Cl2
Hitung jumlah muatan pada setiap ruas. Jika belum setara maka, muatan disetarakan dengan menambah:
Ion H+ Jika reaksi dalam lingkungan asam. Ion OH- Jika reaksi dalam lingkungan basa.
|
Reaksi |
: |
2 MnO4- |
+ |
10 Cl- |
→ |
2 Mn2+ |
+ |
5 Cl2 |
|
Jumlah Muatan |
: |
2 x -1 |
|
10 x -1 |
|
2 x +2 |
|
5 x 0 |
|
|
: |
-2 |
|
-10 |
|
+4 |
|
0 |
|
|
|
Ruas Kiri |
|
Ruas Kanan |
||||
Jumlah Muatan sebelah kiri : -2 + (-10) = -12 Jumlah Muatan sebelah kanan : +4 + 0 = +4
Karena reaksi diatas dalam lingkungan asam maka ditambahkan H+ pada ruas sebelah kiri sebanyak 16 agar muatan disebelah kiri dan kanan setara/sama.
2 MnO4-
+
10 Cl-
+
16 H+
→
2 Mn2+
+
5 Cl2
Langkah 6:
Setarakan jumlah atom hidrogen (H) dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan atom H. Karena yang kekurangan adalah ruas sebelah kanan, maka ditambahkan H2O sebanyak 8 buah agar atom H diruas kiri dan kanan setara/sama.
2 MnO4-
+
10 Cl-
+
16 H+
→
2 Mn2+
+
5 Cl2
+
8 H2O
Kemudian periksa persamaan reaksi jumlah atom dan muatan antara ruas kiri dan kanan harus sama. Jika sudah sama, maka persamaan reaksi sudah setara.
|
Jumlah Atom |
Jumlah Muatan |
|||
|
Atom |
Ruas Kiri |
Ruas Kanan |
Ruas Kiri |
Ruas Kanan |
|
Mn |
2 x 1 = 2 |
2 x 1 = 2 |
-2 + (-10) + +16 = +4 |
(2 x +2) + (5x0) + (8x0) = +4 |
|
O |
2 x 4 = 8 |
8 x 1 = 8 |
||
|
Cl |
10 x 1 = 10 |
5 x 2 = 10 |
||
- Untuk mempercepat proses bilangan oksidasi, terdapat beberapa atom yang bilangannya pasti, misalnya golongan IA dan IIA
- Atom (gugus) yang mempunyai rumus kimia sama akan mempunyai bilangan oksidasi yang sama akan memiliki bilangan oksidasi yang sama (S pada K2SO4 mempunyai bilangan oksidasi yang sama dengan S pada Cr2(SO4)3).
Contoh penyetaraan pada reaksi: Al + NO3- → AlO2- + NH4+
Persamaan reaksi dipecah menjadi dua persamaan setengah reaksi dan tentukan jumlah elektron yang diikat dan dilepas.
Reduksi
:
NO3-
+
8ē
→
NH4+
Oksidasi
:
Al
→
AlO2-
+
3ē
NB:
- Pada reaksi reduksi, jumlah penurunan bilangan oksidasi sama dengan jumlah elektron yang diikat.
- Pada reaksi Oksidasi, jumlah kenaikan bilangan oksidasi sama dengan jumlah elektron yang dilepas.
Setarakan muatan dengan menambahkan H+ dalam suasana asam atau OH- dalam suasana basa. Pada reaksi diatas reaksi pada suasan basa sehingga:
Reduksi
:
NO3-
+
8ē
→
NH4+
10 OH-
Oksidasi
:
Al
4 OH-
→
AlO2-
+
3ē
Menyetarakan jumlah atom H dengan menambahkan H2O pada ruas yang kekurangan atom H.
Reduksi
:
NO3-
+
8ē
7 H2O
→
NH4+
10 OH-
Oksidasi
:
Al
4 OH-
→
AlO2-
+
3ē
2 H2O
Menyetarakan jumlah elektron yang diikat dan dilepas, kemudian dijumlahkan. Penyetaraan dapat dilakukan dengan cara perkalian.
|
Reduksi |
: |
NO3- |
+ |
8ē |
7 H2O |
→ |
NH4+ |
10 OH- |
x 3 = |
|
Oksidasi |
: |
Al |
4 OH- |
→ |
AlO2- |
+ |
3ē |
2 H2O |
x 8 = |
|
3 NO3- |
+ |
|
|
→ |
3 NH4+ |
|
|
|
8 Al |
|
→ |
8 AlO2- |
+ |
|
|
+ |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8 Al |
+ |
3 NO3- |
+ |
2 OH- |
+ |
5 H2O |
→ |
8 AlO2- |
+ |
3 NH4+ |
Sudarmo, Unggul. 2015. Kimia 3 untuk SMA/MA Kelas XII. Surakarta: Penerbit Erlangga
https://www.studiobelajar.com/reaksi-redoks/