IKLAN 1

Rabu, 28 Juli 2021

Materi Sejarah Peminatan Kelas X IIS: Manusia dan Sejarah; Kehidupan Manusia dalam Perubahan dan keberlanjutan

Tugas: Bacalah, Pahami dan Catatlah materi berikut. Kemudian beri nama dan kelas lalu Fotolah catatan tersebut dan Upload pada Link Berikut:

=> Link Upload Foto Catatan dan Daftar Hadir klik Disini


A. Manusia Hidup Dalam Perubahan 

Perubahan adalah peristiwa atau kejadian yang membuat perbedaaan. Perubahan dapat diartikan sebagai segala aspek kehidupan  yang terus bergerak seiring dengan perjalanan kehidupan masyarakat. Heraclitus mengatakan “Panta Rei” artinya tidak ada yang berubah, semuanya mengalir, masyarakat sewaktu-waktu bergerak dan berubah. Wertheim, menuliskan “History is a continuity and change“ (sejarah adalah peristiwa yang berkesinambungan dan perubahan).

Ilmu sejarah mengenal adanya konsep perubahan “Perubahan” (Change) kehidupan sejak adanya manusia sampai sekarang yang berlangsung secara lambat (evolusi) ataupun berlangsung secara cepat (revolusi). Arah perubahan dibedakan atas keadaan yang lebih baik (progres) dan keadaan yang lebih buru (regres).

Perubahan dipengaruhi beberapa faktor, yaitu:

1.  Faktor Internal
Beberapa faktor yang bersumber dalam masyarakat itu sendiri (intern) yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial sebagai berikut.
 
a) Perubahan Penduduk
Perubahan penduduk berarti bertambah atau berkurangnya penduduk dalam suatu masyarkat.
 
b) Penemuan – penemuan Baru
Penemuan baru yang menyebabkan perubahan pada masyarakat meliputi proses Discovery, Invention dan inovasi.
1) Discovery, yaitu suatu penemuan unsur kebudayaan baru oleh individu atau kelompok dalam suatu masyarakat. Unsur baru itu dapat berupa alat-alat baru ataupun ide-ide baru.
 
2) Invention, yaitu bentuk pengembangan dari suatu discovery, sehingga penemuan baru itu mendapatkan bentuk yang dapat diterapkan atau difungsikan. Discovery baru menjadi invention apabila masyarakat sudah mengakui, menerima, serta menerapkan penemuan baru ini dalam kehidupan nyata di masyarakat.
 
3) Inovasi atau proses Pembaruan, yaitu proses panjang yang meliputi suatu penemuan unsur  baru serta jalannya unsur baru dari diterima, dipelajari, dan akhirnya dipakai oleh sebagian besar warga masyarakat.
 
c) Konflik dalam Masyarakat
 
d) Pemberontakan dalam tubuh Masyarakat
 
2. Faktor Ekstern
Faktor dari luar masyarakat (ekstern) yang menyebabkan perubahan sosial sebagai berikut.
a) Faktor alam yang ada di sekitar masyarakat berubah
b) Peperangan
c) Pengaruh kebudayaan Masyarakat lain
 
Terjadinya pengaruh kebudayaan masyarakat lain sebagai berikut.
1) Apabila terjadi hubungan primer, akan terjadi pengau timbal balik. Disamping dipengaruhi, suatu masyarakat akan mempengaruhi masyarakat lain.
 
2) Apabila kontak kebudayaan terjadi melalui saran komunikasi massa seperti radio, televisi, majalah atau surat kabar. Dalam hal ini pengaruh kebudayaan hanya terjadi sepihak, yaitu pengaruh dari masyarakat yang menguasai saranan komunikasi massa tersebut.
 
3) Apabila dua masyarakat yang mengalami kontak kebudayaan mempunyai taraf kebudayaan yang sama, terkadang yang terjadi justru Cultural animosity, yaitu keadaan dimana dua masyarakat yang meskipun berkebudayaan berbeda dan saling hidup berdampingan itu saling menolak pengaruh kebudayaan satu terhadap yang lain.
 
4) Apabila dua kebudayaan bertemu salah satunya mempunyai taraf yang lebih tinggi, yang terjadi adalah proses imitasi (peniruan) unsur-unsur kebudayaan masyarakat yang telah maju oleh kebudayaan yang masih rendah.

 

B. Manusia Hidup dalam keberlanjutan

 

Rangkaian peristiwa sejarah sejak adanya manusia sampai sekarang adalah peristiwa yang berkelanjutan atau berksesinambungan (Continuity). Roeslan Abdul Gani menyatakan ilmu sejarah dapat diibaratkan sebagai penglihatan tiga dimensi, yaitu penglihatan ke masa silam, masa sekarang, dan masa depan. Hal ini sejalan dengan pendapat Arnold J. Toynbee yang mengatakah bahwa mempelajari sejarah adalah mempelajari masa lampau untuk membangun masa depan (to study history is to study the past to build the future).
 
Dengan demikian, mempelajari peristiwa-peristiwa sejarah akan selalu terkait dengan ”waktu” (time) yang terus bergerak dari masa sebelumnya ke masa-masa berikutnya serta melahirkan peristiwa-peristiwa baru yang saling terkait sehingga perjalanan sejarah tidak pernah berhenti (stagnan).
 
Semua sisi kehidupan terus bergerak seiring dengan perjalanan waktu dari masa lampau ke masa kini menuju masa yang akan datang. Selama itu pula terjadi perubahan-perubahan sehingga setiap peristiwa sejarah tidak berdiri sendiri atau terpisah. Manusia dalam peristiwa sejarah melakukan perubahan-perubahan secara bertahap yang peristiwanya saling berhubungan.

3 komentar: