Molekul-molekul senyawa pun memiliki bentuk molekul tertentu. Bentuk-bentuk tersebut dapat mempengaruhi terjadinya suatu proses atau reaksi kimia. Bentuk molekul dapat pula menyebabkan perbedaan sifat-sifat dari berbagai molekul.
Pada
prinsipnya menurut teori VSEPR, masing-masing kelompok pasangan elektron yang
mengelilingi atom posat akan menempati tempat sejauh mungkin dari kelompok
elektron yang lain untuk mengurangi gaya tolak dari elektron-elektron tersebut.
Di dalam
klasifikasi VSEPR ada beberapa huruf yang melambangkan atom pusat, atom yang
mengelilingi atom pusat, dan pasangan elektron bebas, yaitu:
A = atom
pusat
X = atom
yang mengelilingi atom pusat
E =
Pasangan elektron Bebas
1. Bentuk
Molekul dengan Dua Pasangan Elektron di Sekitar Atom Pusat
Dua
pasangan elektron yang berada si sekitar atom pusat akan tolak-menolak
membentuk membentuk susunan elektron linier.
Catatan:
Pasangan
elektron bebas pada Cl dan O tidak mempengaruhi bentuk molekul, karena hanya
pasangan elektron yang mengelilingi atom pusat saja yang terlibat dalam
pembentukan molekul.
2. Bentuk
Molekul dengan Tiga Pasangan Elektron di Sekitar Atom Pusat
Molekul
atau ion yang memiliki 3 pasang elektron di sekitar atom pusat baik pasangan
yang membentuk ikatan tunggal atau rangkap membentuk segitiga planar.
3. Bentuk
Molekul dengan Empat Pasangan Elektron di Sekitar Atom Pusat
Semuanya
molekul atau ion yang memiliki empat pasangan elektron di sekitar atom pusatnya
akan membentuk struktur ruang elektron tetrahedral.
Catatan:
Jika ada 4 kelompok
elektron yang mengelilingi atom pusat, maka gaya tolak:
PEB-PEB > PEI – PEB > PEI – PEI.
4. Bentuk
Molekul dengan Lima Pasangan Elektron di Sekitar Atom Pusat
Semua
molekul atau ion yang atom pusatnya dikelilingi lima atau enam pasangan
elektron biasanya atom pusat tersebut berasal dari unsur periode ke-3 atau
lebih dari 3.
5. Bentuk
Molekul dengan enam pasangan elektron di Sekitar Atom Pusat
Tabel 5
Contoh bentuk molekul dengan enam pasangan elektron di sekitar atom pusat
B. Bentuk
Molekul berdasarkan Teori Hibridisasi
Hibridisasi adalah proses pembentukan molekul melalui penggabungan beberapa orbital suatu atom membentuk orbital baru yang tingkat energinya sama (orbital hibrid).
Tabel B.1 Bentuk
molekul berdasarkan teori hibridisasi.
Contoh:
1. Bentuk
Molekul BeF2
Konfigurasi
elektron atom 4Be: 1s2
2s2
Atom Be
mempunyai dua elektron pada orbital 2s. Agar terdapat dua elektron yang tidak
berpasangan untuk mengikat dua atom F maka satu elektron dari 2s pindah ke 2p
atau tereksitasi. Orbital s dan p tersebut mengalami hibridisasi membentuk
orbital hibrid sp yang berbentuk linier.
2. Bentuk Molekul CH4
0 komentar:
Posting Komentar